DPP AKPERSI Tegaskan Komitmen Kawal Demokrasi Desa, Layla Rizky Dapat Dukungan Moral
KARAWANG |www.SUARALANGIT.web.id| Dinamika menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, menjadi perhatian sejumlah elemen masyarakat. Di tengah proses demokrasi tingkat desa tersebut, dukungan moral terhadap para bakal calon terus bermunculan, termasuk kepada Layla Rizky.
Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPP AKPERSI) menegaskan komitmennya untuk ikut mengawal proses demokrasi desa agar berlangsung secara terbuka, tertib, adil, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sikap tersebut bukan dimaknai sebagai keberpihakan organisasi terhadap calon tertentu, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap proses demokrasi di tingkat desa. AKPERSI menilai masyarakat memiliki hak untuk memperoleh informasi yang benar serta menentukan pilihan politiknya secara bebas tanpa tekanan maupun intimidasi.
Layla Rizky yang disebut sebagai salah satu bakal calon Kepala Desa Bantarjaya juga mendapatkan dukungan moral dari sejumlah pihak. Dukungan tersebut dinilai sebagai bagian dari dinamika politik desa yang semestinya tetap berlangsung dalam suasana sehat, santun dan demokratis.
DPP AKPERSI mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam kontestasi Pilkades agar mengedepankan etika demokrasi. Perbedaan pilihan politik, menurut organisasi tersebut, tidak seharusnya menjadi alasan munculnya konflik, tekanan, maupun upaya untuk menjatuhkan pihak lain.
“Demokrasi desa harus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin berdasarkan hati nurani dan penilaian terhadap kapasitas calon. Semua pihak harus menghormati proses dan aturan yang telah ditetapkan,” demikian sikap yang ditekankan dalam konteks pengawalan demokrasi desa.
AKPERSI juga mendorong panitia Pilkades dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga transparansi dalam setiap tahapan. Mulai dari proses pendaftaran, verifikasi persyaratan, penetapan calon hingga pelaksanaan pemungutan suara harus dilakukan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.
Di sisi lain, para bakal calon juga diharapkan mampu menunjukkan kedewasaan politik dengan menyampaikan gagasan dan program yang konkret kepada masyarakat. Kontestasi kepemimpinan desa seharusnya tidak sekadar menjadi ajang perebutan kekuasaan, tetapi menjadi momentum menghadirkan perubahan dan pelayanan publik yang lebih baik.
Dengan semakin dekatnya tahapan Pilkades, masyarakat Bantarjaya diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Setiap isu yang berkembang sebaiknya dikonfirmasi kepada pihak terkait agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
DPP AKPERSI memastikan akan terus mendorong terciptanya demokrasi yang sehat, khususnya di tingkat desa. Prinsipnya, siapa pun yang nantinya mendapatkan mandat dari masyarakat harus mampu menjalankan amanah, menjaga persatuan warga, serta membangun Desa Bantarjaya secara transparan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Gomez Gumilar|Red.